Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann (1903-1957). Arsitektur ini digunakan oleh hampir semua komputer saat ini.
Pada dasarnya komputer arsitektur Von Neumann adalah terdiri dari elemen sebagai berikut:
  • Prosesor, merupakan pusat dari kontrol dan pemrosesan instruksi pada komputer.
  • Memori, digunakan untuk menyimpan informasi baik program maupun data.
  • Perangkat input-output, berfungsi sebagai media yang menangkap respon dari luar serta menyajikan informasi keluar sistem komputer.
Sebelum lebih jauh membahas tentang arsitektur ini, kita mulai dari sejarahnya.

SEJARAH

Mesin-mesin komputasi awal memiliki program tetap. Beberapa komputer yang sangat sederhana masih menggunakan desain ini, baik untuk tujuan kesederhanaan atau pelatihan. Misalnya, kalkulator meja (pada prinsipnya) adalah program komputer tetap. Hal ini dapat melakukan matematika dasar, tetapi tidak dapat digunakan sebagai pengolah kata atau game konsol. Mengubah program mesin tetap program membutuhkan re-kabel, re-strukturisasi, atau mendesain ulang mesin. Komputer awal tidak begitu banyak "diprogram" karena mereka "dirancang". "Pemrograman Ulang", ketika itu mungkin sama sekali, adalah proses melelahkan, dimulai dengan flowchart dan catatan kertas, diikuti oleh desain teknik rinci, dan kemudian proses sering sulit secara fisik kembali kabel dan membangun kembali mesin. Ini bisa memakan waktu tiga minggu untuk membuat program pada ENIAC dan membuatnya bekerja .

Dengan usulan dari komputer disimpan - program ini berubah . Sebuah komputer yang disimpan - program mencakup dengan desain set instruksi dan dapat menyimpan dalam memori satu set instruksi (program) yang detail perhitungan.
Sebuah desain yang disimpan-program yang juga memungkinkan untuk kode diri memodifikasi. Satu motivasi awal untuk fasilitas tersebut adalah perlunya program untuk kenaikan atau memodifikasi bagian alamat instruksi, yang harus dilakukan secara manual dalam desain awal. Hal ini menjadi kurang penting ketika register indeks dan tidak langsung menangani menjadi fitur biasa dari arsitektur mesin. Penggunaan lain adalah untuk menanamkan data yang sering digunakan dalam aliran instruksi menggunakan pengalamatan langsung. Self- memodifikasi kode sebagian besar jatuh dari nikmat, karena biasanya sulit untuk memahami dan debug, serta menjadi tidak efisien dalam prosesor modern yang pipelining dan cache skema.

Pada skala besar, kemampuan untuk mengobati instruksi sebagai data yang membuat perakit, compiler dan lainnya tool pemrograman otomatis mungkin. Satu dapat "menulis program yang menulis program". Pada skala yang lebih kecil, operasi I/O-intensif berulang seperti manipulasi gambar shader primitif atau pixel & vertex bitblt di grafis 3D modern, dianggap tidak efisien untuk berjalan tanpa hardware kustom. Operasi ini bisa dipercepat pada tujuan umum prosesor dengan "pada kompilasi fly" ("kompilasi just-in -time") teknologi, misalnya, kode - menghasilkan program - satu bentuk kode memodifikasi diri yang tetap populer.

PROSESOR

Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.

Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU)
  • Control Unit (CU)
  • Memory Unit (MU)

MEMORI

Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.


PERANGKAT INPUT OUTPUT

Unit Input/Output (I/O) adalah bagian dari sistem mikroprosesor yang digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar.
Unit input adalah unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam mikroprosesor ini, contohnya data yang berasal dari keyboard atau mouse. Sementara unit output biasanya digunakan untuk menampilkan data, atau dengan kata lain untuk menangkap data yang dikirimkan oleh mikroprosesor, contohnya data yang akan ditampilkan pada layar monitor atau printer.
Bagian input (masukan) dan juga keluaran (output) ini juga memerlukan sinyal kontrol, antara lain untuk baca I/O (Input/Ouput Read [IOR]) dan untuk tulis I/O (Input/Output Write [IOW]).



0 komentar:

Posting Komentar